Minggu, 29 Januari 2012

7. Pola Kerjasama, Anak binaan Usaha, dari Perusahaan Tempat PI



Pola kerjasama antar karyawan,ataupun anak bina usaha dari perusahaan dapat dilakukan dengan:
Persyaratan dan Hygiene Karyawan
Saat masuk ruang kerja, karyawan diharuskan mencuci tangan. Karyawan yang kembali dari toilet atau luar bangunan, juga harus cuci tangan jika akan masuk ke tempat produksi.
        c. Aplikasi 5 S
5S adalah suatu sistem untuk mengurangi pemborosan (waste) dan mengoptimalkan produktivitas melalui pemeliharaan tempat kerja yang terorganisir dan isyarat visual untuk mencapai hasil yang lebih konsisten. 5S adalah sebagai fondasi dari seluruh kegiatan continues improvement. 5S merupakan hal penting di perusahaan yang harus dijalankan. Tujuan akhir 5S yaitu :
§    Tempat kerja yang bersih, aman, dan nyaman.
§    Produktivitas tinggi, deffect rendah.
§    Efisiensi sumber daya.
 Dalam bahasa Indonesia, 5S dikenal dengan 5R. 5S berasal dari bahasa Jepang yaitu :
1.       Seiri/ringkas
Dengan tujuan mengidentifikasikan item-item yang tidak diperlukan, lalu dievaluasi dan ditindaklanjuti.
Aplikasi sederhana : singkirkan barang yang tidak diperlukan dari tempat kerja.
2. Seiton/rapi
Tujuanya yaitu mengatur item-item yang diperlukan sehingga siapapun mudah menemukan dan menempatkan kembali dengan benar.
                        Aplikasi sederhana : setiap barang yang ada mempunyai tempat yang pasti.
3.       Seiso/resik
Tujuanya yaitu menjadikan area kerja yang bersih dan selalu bersih.
                        Aplikasi sederhana : bersihkan segala sesuatu di tempat kerja.
4.       Seiketsu/rawat
Tujuannya yaitu memelihara 3S/3R yang sudah dicapai dengan menciptakan cara kerja yang konsisten.
Aplikasi sederhana : mewujudkan tempat kerja yang sudah baik dapat selalu terpelihara.
5.       Shitsuke/rajin
Tujuanya mendapatkan perubahan sikap kerja yang positif pada kelompok kerja.
Aplikasi sederhana : mengembangkan kebiasaan positif.
d. Safety karyawan
Di perusahaan setiap karyawan harus mematuhi keamanan dan kesehatan lingkungan agar keselamatan karyawan tetap terjaga yakni :
1.             Memakai pelindung diri seperti :
§  Memakai pakaian yang telah ditentukan oleh perusahaan.
§  Memakai sepatu yang standar yang ditentukan oleh perusahaan, yaitu dilarang memakai sepatu bertumit tinggi, sol terlalu tipis, ujung kaki dan tumit kaki terlihat ( seperti menggunakan sandal ) karena akan membahayakan karyawan.
§  Memakai penutup telinga/earplug di lingkungan pabrik yang cukup bising.
§  Memakai tutup kepala/hairnet untuk menghindari penyebab kontaminasi dan menggunakan masker saat bekerja terutama yang bekerja yang berhubungan langsung dengan produk.
2.             Mentaati perintah dan larangan perusahaan.
§  Dilarang memakai asesoris.
§  Dilarang bercanda saat mengoperasikan mesin.
§  Dilarang berlari di dalam perusahaan.
§  Setiap memasuki area produksi, harus cuci tangan terlebih dahulu.
§  Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan di area perusahaan.
§  Tidak  merokok dan meludah disembarang tempat.
§  Tidak diperkenankan mengoperasikan mesin/peralatan tanpa izin yang berwenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar